KonsumenkelistrikanWAHANANEWS.CO,Jakarta– Kesadaran soal bahaya listrik terus dikenalkan PLN sejak usia dini. Lewat program Srikandi Goes to School, Srikandi PLN UP3 Garut menggelar sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan kepada siswa SDN Margawati, Desa Cilandak RT 01 RW 03, Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Senin (26/5).
Kegiatan ini diikuti siswa kelas 4, 5, dan 6. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan papan peraga instalasi listrik sederhana agar lebih mudah dipahami anak-anak.
Baca Juga:
Light Up The Dream PLN Wujudkan Listrik Mandiri untuk Warga Bekasi
Sosialisasi diawali sambutan dari perwakilan Srikandi PLN UP3 Garut, Sisca Primita, bersama Kepala Sekolah SDN Margawati. Selanjutnya materi edukasi disampaikan Linda selaku Team Leader Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Garut Kota.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai sejumlah hal penting terkait keselamatan listrik yang dekat dengan aktivitas sehari-hari. Mulai dari larangan bermain layang-layang menggunakan kawat, tidak bermain di sekitar tiang dan jaringan listrik, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menemukan kabel listrik putus di lingkungan sekitar.
“Dalam sosialisasi tersebut, siswa diberikan edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan, seperti larangan bermain layang-layang menggunakan kawat dan tidak bermain di sekitar tiang listrik. Selain itu, siswa diedukasi tentang pentingnya melapor kepada orang tua dan PLN apabila menemukan kabel listrik terputus,” kata Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut, Atikah Dewi Anggreny.
Baca Juga:
PLN Hadirkan Sambungan Listrik Gratis bagi Buruh Harian di Bekasi
Menurut Atikah, edukasi keselamatan kelistrikan penting dikenalkan sejak dini agar anak-anak memahami risiko bahaya listrik dan bisa lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
“Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak dapat lebih memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan dan menjadi pengingat bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Suasana sosialisasi berlangsung cukup interaktif. Para siswa tampak aktif mengikuti sesi tanya jawab. Setelah penyampaian materi, siswa juga diminta menuliskan pesan dan kesan sebelum kegiatan ditutup dengan pembagian snack dan sesi foto bersama.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengatakan edukasi keselamatan ketenagalistrikan menjadi bagian penting dari upaya PLN membangun budaya sadar listrik di tengah masyarakat.
“Edukasi kepada generasi muda sangat penting agar kesadaran terhadap bahaya kelistrikan dapat tumbuh sejak dini. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat dan pemahaman yang baik bagi para siswa,” jelasnya.
Melalui program Srikandi Goes to School, PLN berharap informasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan semakin luas diterima masyarakat. Tidak hanya untuk mengurangi risiko kecelakaan listrik, tetapi juga membangun lingkungan yang lebih aman dan peduli terhadap bahaya kelistrikan.
[Effriani simamora]