"Keberhasilan PLN Indonesia Power mengelola pembangkit dengan kapasitas puluhan gigawatt di Indonesia menjadi modal yang sangat kuat. Pengalaman tersebut merupakan aset strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi ketika dibawa ke pasar internasional," katanya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan ekspansi internasional pada akhirnya juga akan memberikan manfaat tidak langsung bagi konsumen listrik nasional melalui penguatan kapasitas perusahaan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, transfer teknologi, serta peluang terciptanya model bisnis baru yang lebih efisien.
Baca Juga:
Dukung Program Prabowo Bangun PLTS 100 GW, ALPERKLINAS: Momentum Perkuat Ketahanan Energi dan Perlindungan Konsumen
Tohom yang juga Ketua Umum PLN Watch ini mengatakan langkah PLN Indonesia Power memasuki pasar Amerika Latin dan Karibia patut dipandang sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia yang semakin aktif memanfaatkan sektor energi sebagai instrumen kerja sama antarnegara.
"Ketika perusahaan-perusahaan energi Indonesia mulai dipercaya bermitra di berbagai kawasan dunia, maka reputasi bangsa ikut terangkat. Ini akan membuka peluang yang lebih luas bagi investasi, perdagangan, dan kolaborasi teknologi yang saling menguntungkan," ujarnya.
Lebih lanjut, Tohom memandang fokus PLN IP terhadap proyek solar photovoltaic (solar PV) dan minihidro merupakan pilihan yang tepat karena kedua sektor tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan energi bersih global dalam beberapa dekade mendatang.
Baca Juga:
Blackout Sumatera, PLN Watch: Momentum Transformasi Menuju Kedaulatan Energi dan Budaya Standar Nasional
Ia berharap berbagai penjajakan yang dilakukan PLN Indonesia Power dapat berkembang menjadi kerja sama konkret yang menghasilkan proyek-proyek strategis dan memberikan manfaat ekonomi bagi seluruh pihak yang terlibat.
"ALPERKLINAS mendukung penuh langkah PLN Indonesia Power untuk terus memperluas jejak internasionalnya. Kami melihat ini sebagai bagian dari perjalanan Indonesia menuju negara yang tidak hanya menjadi pasar energi, tetapi juga menjadi pemain penting dalam industri energi dunia yang hijau, andal, dan berkelanjutan," tutup Tohom.
[Redaktur: Sandy]