KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) menyambut positif langkah pemerintah bersama PT PLN (Persero) yang terus mempercepat pengembangan pembangkit energi baru terbarukan, khususnya program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt (GW).
Menurut ALPERKLINAS, kebijakan tersebut merupakan upaya strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah tekanan pelemahan nilai tukar rupiah serta dinamika ekonomi global yang berpotensi memengaruhi sektor energi.
Baca Juga:
Polda Jambi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Menuju Indonesia Emas 2045
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, mengatakan percepatan pembangunan PLTS menjadi keputusan strategis karena mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi impor yang selama ini rentan terhadap fluktuasi kurs dan gejolak harga energi internasional.
"Ketika kapasitas pembangkit berbasis energi terbarukan terus bertambah, maka ketahanan sistem kelistrikan nasional akan semakin kuat. Masyarakat sebagai konsumen listrik juga memperoleh manfaat berupa pasokan energi yang lebih aman dan berkelanjutan," ujar Tohom, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, rencana pembangunan PLTS di lahan seluas sekitar 24.000 hektare di Pulau Jawa menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan fondasi baru sistem energi nasional yang lebih mandiri dan efisien.
Baca Juga:
PLN Aksi Bersih Laut dan Pantai di Tual, ALPERKLINAS: Dampaknya Lebih Besar dari yang Dibayangkan
Tohom menilai pembangunan energi terbarukan tidak hanya berbicara mengenai produksi listrik, tetapi juga membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat industri dalam negeri, serta mempercepat transformasi ekonomi hijau yang saat ini menjadi tren global.
"Indonesia memiliki potensi energi surya yang sangat besar. Jika dikelola secara konsisten dan terintegrasi dengan jaringan transmisi yang kuat, maka kita dapat mengurangi tekanan terhadap impor energi sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi nasional," katanya.
Ia menambahkan langkah pemerintah yang mempercepat pembangunan gardu induk dan jaringan transmisi merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan program PLTS skala besar tersebut.