Pada Senin (22/8/2022) lalu, Trudeau mengizinkan proyek-proyek LNG baru di pantai Atlantik Kanada.
Namun dia menekankan, proyek-proyek tersebut dapat menghadapi kesulitan ekonomi karena saat ini negara-negara di dunia sedang berlomba untuk mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar fosil.
Baca Juga:
Terkait Kasus LNG, Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati Diperiksa KPK
Sementara itu, seorang sumber mengatakan belum ada perkembangan dari proyek LNG baru di Kanada.
Sumber tersebut menambahkan, Jerman yang putus asa mendapat pasokan gas alam menjelang musim dingin, saat ini tertarik memperoleh LNG dari negara mana saja.
Dalam beberapa bulan terakhir, Kanada dan Jerman mengisyaratkan mereka sedang mendiskusikan opsi untuk terminal LNG di Pantai Atlantik.
Baca Juga:
Kasus Korupsi LNG PT Pertamina, KPK Periksa Ahok
Sedangkan Menteri Lingkungan Kanada, Steven Guilbeault mengatakan pada awal Juni ini bahwa fasilitas perusahaan energi Repsol yang berada di salah satu provinsi Kanada yaitu New Brunswick, adalah proyek yang paling layak.
Kanada diketahui memiliki dua proyek LNG yang direncanakan dibangun di pantai Pasifiknya. Proyek pertama adalah Shell-Ied LNG Kanada yang akan mulai beroperasi pada tahun 2025.
Sedangkan Woodfibre LNG, anak perusahaan Pacific Energi Ltd menjadi proyek kedua dan diperkirakan akan selesai dibangun pada tahun 2027.