Setelah sambutan tersampaikan dan nota tersebut ditandatangani oleh kedua pihak, Ir. Jaya Wahono, M.Sc sebagai CEO Clean Power Indonesia berkesempatan memberikan kuliah umum dengan topik mengenai produksi biomassa.
Melalui presentasinya, ia memaparkan alasan kebutuhan pembangkit listrik tenaga biomassa di pedesaan di Indonesia.
Baca Juga:
Pelaksanaan MBG Diduga Sarat "Permainan", KAMAKSI Desak Dadan Hindayana Kepala BGN Mundur
"Clean Power Indonesia membayangkan tidak meratanya distribusi pasokan listrik di Indonesia, terutama mereka yang tinggal di wilayah pedesaan. Karena sifat geografis pedesaan ini, pembangkit listrik konvensional tidak memungkinkan. Oleh karena itu, kami mengusulkan energi terbarukan dengan menggunakan biomassa berbasis masyarakat. Kami sangat senang mendengar bahwa Sampoerna University memiliki visi yang sama dan ingin menyebarkan sistem ini ke seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Selain pemerataan elektrifikasi, kerjasama tiga tahun antara Sampoena University dan pihaknya juga merupakan langkah untuk mewujudkan restorasi lahan, listrik yang terjangkau, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Ir. Jaya juga menekankan pentingnya keterlibatan tenaga kerja yang terampil.
Baca Juga:
Kota Bandung Dinobatkan Jadi Daerah Termaju Nomor 1 di Jawa Barat
“Kedepannya, kami berharap Clean Power Indonesia dan Sampoerna University dapat terus bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas,” tutupnya. [jat]