WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi atau UID Sumatera Utara menggunakan 11 tower emergency untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan setelah infrastruktur transmisi mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem, Minggu (8/6/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan jaringan listrik yang terdampak di wilayah Sumatera Utara, khususnya pada titik kerusakan infrastruktur transmisi.
Baca Juga:
Abdul Muhyi Akan Audiensi ke Kejaksaan Agung RI, Minta Penjelasan Terbuka Soal Temuan Map Bertuliskan "Bupati Karawang"
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan keberadaan tower emergency menjadi bagian penting dalam percepatan pemulihan sistem kelistrikan.
“Keberadaan seluruh tower emergency menjadi tonggak penting dalam percepatan penanganan infrastruktur transmisi yang terdampak,” ujar Mundhakir di Medan.
Ia menyampaikan bahwa seluruh petugas PLN terus bekerja siang dan malam untuk mempercepat pembangunan tower emergency di lokasi terdampak.
Baca Juga:
GIBAS Jaya Karawang Desak DLH Jabar Publikasikan Hasil Uji Limbah Sungai Kutanegara Ciampel
Pembangunan tower emergency tersebut difokuskan pada wilayah terdampak di Kabupaten Serdang Bedagai.
“Berbagai tahapan pekerjaan dilakukan secara paralel, mulai dari mobilisasi material, pembangunan konstruksi, hingga penguatan sistem operasi kelistrikan,” ucap Mundhakir.
Menurutnya, pengerjaan secara paralel dilakukan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan sistem kelistrikan kembali stabil.