KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) menyambut positif keberhasilan program promo tambah daya listrik “MeiLAJU Lebih Terang – Bangkit Berdaya, Maju Berjaya” yang digelar PT PLN (Persero), khususnya di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba mengatakan, tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut menunjukkan bahwa listrik kini semakin menjadi kebutuhan strategis, bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk menunjang kenyamanan hidup, kegiatan ekonomi, dan produktivitas keluarga.
Baca Juga:
Di Era Standardisasi Kelistrikan, ALPERKLINAS Nilai Program Ganti MCB ke GPAS Sangat Tepat
“Program seperti MeiLAJU ini patut diapresiasi karena menyentuh langsung kebutuhan konsumen listrik di lapangan, terutama masyarakat rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang membutuhkan daya lebih memadai dengan biaya yang lebih terjangkau,” ujar Tohom, Selasa (9/6/2026).
Menurut Tohom, capaian 1.632 pelanggan yang memanfaatkan promo tambah daya 50 persen melalui PLN Mobile menjadi sinyal bahwa masyarakat merespons baik layanan kelistrikan yang mudah, cepat, dan relevan dengan kebutuhan harian.
Ia menilai, total penambahan daya sebesar 1.484.400 VA di wilayah PLN UIW Maluku dan Maluku Utara juga menggambarkan adanya pertumbuhan kebutuhan energi di tengah masyarakat.
Baca Juga:
PLN Indonesia Power Bidik Amerika Latin dan Karibia, ALPERKLINAS: Saatnya Indonesia Jadi Pemain Global Sektor Energi
“Ketika masyarakat berani menambah daya, itu berarti ada harapan ekonomi, ada aktivitas yang tumbuh, ada rumah tangga yang makin produktif, dan ada usaha kecil yang membutuhkan dukungan listrik lebih kuat,” katanya.
Tohom mengatakan, program tambah daya dengan skema diskon juga dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat perlindungan konsumen listrik, karena masyarakat memperoleh kesempatan memperbaiki kapasitas layanan tanpa terbebani biaya penuh.
Ia menyebut, banyak konsumen selama ini menunda tambah daya bukan karena tidak membutuhkan, tetapi karena mempertimbangkan kemampuan biaya.
“Dengan adanya diskon, PLN membuka ruang yang lebih adil bagi konsumen untuk naik kelas layanan, sehingga penggunaan listrik di rumah maupun tempat usaha menjadi lebih aman, nyaman, dan tidak mudah terganggu akibat kapasitas daya yang tidak mencukupi,” ucapnya.
Tohom yang juga Ketua Umum PLN Watch ini mengatakan bahwa keberhasilan program MeiLAJU perlu dilihat sebagai bagian dari agenda besar transformasi layanan PLN yang semakin berorientasi pada kebutuhan konsumen.
Menurutnya, PLN Mobile tidak hanya menjadi aplikasi transaksi, tetapi dapat berkembang menjadi kanal pelayanan publik kelistrikan yang makin responsif, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat.
“Digitalisasi layanan PLN harus terus diperkuat, karena konsumen hari ini membutuhkan akses yang cepat, sederhana, dan bisa dipantau langsung melalui genggaman,” ujarnya.
Ia berpandangan, semakin luas masyarakat menggunakan PLN Mobile, semakin besar pula peluang PLN membangun budaya pelayanan yang efisien dan berbasis data.
Dengan data kebutuhan pelanggan yang semakin akurat, PLN dapat menyusun kebijakan layanan, penguatan jaringan, dan edukasi konsumen secara lebih terarah.
“Ke depan, promo seperti ini sebaiknya tidak hanya dilihat sebagai program pemasaran, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk memetakan pertumbuhan kebutuhan energi masyarakat di setiap wilayah,” kata Tohom.
Ia juga mendorong PLN untuk terus memastikan bahwa peningkatan daya pelanggan diikuti dengan kesiapan jaringan, kualitas pasokan, dan edukasi penggunaan listrik yang aman.
Menurutnya, pelayanan kelistrikan yang baik tidak hanya berhenti pada proses administrasi tambah daya, tetapi juga mencakup keandalan sistem, keselamatan instalasi, dan kepuasan konsumen setelah layanan diberikan.
“ALPERKLINAS melihat listrik sebagai infrastruktur dasar untuk meningkatkan kualitas hidup, sehingga setiap program yang membuat konsumen lebih mudah memperoleh layanan layak didukung,” tuturnya.
Tohom menambahkan, Maluku dan Maluku Utara memiliki potensi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang besar, sehingga dukungan listrik yang memadai dapat menjadi faktor penting bagi aktivitas rumah tangga, UMKM, perikanan, jasa, perdagangan, dan ekonomi kreatif.
Ia mengatakan, peningkatan kapasitas listrik pelanggan juga sejalan dengan kebutuhan masyarakat modern yang semakin bergantung pada peralatan elektronik, teknologi digital, dan aktivitas usaha berbasis rumah.
“Daya listrik yang cukup akan membuat masyarakat lebih percaya diri menggunakan teknologi, mengembangkan usaha, dan meningkatkan produktivitas tanpa khawatir aktivitas terganggu,” ujarnya.
ALPERKLINAS berharap PLN terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi konsumen, terutama di wilayah kepulauan yang membutuhkan layanan kelistrikan andal, mudah dijangkau, dan berorientasi pada pemerataan.
Tohom juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan resmi PLN, termasuk PLN Mobile, agar setiap kebutuhan kelistrikan dapat diproses secara aman, tertib, dan terhindar dari praktik tidak resmi.
“Perlindungan konsumen listrik juga berarti memastikan masyarakat menggunakan jalur layanan yang benar, resmi, dan transparan,” katanya.
Sebelumnya, General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, mengatakan selama periode program sejak 20 Mei hingga 2 Juni 2026, sebanyak 1.632 pelanggan berhasil memanfaatkan promo diskon tambah daya sebesar 50 persen melalui aplikasi PLN Mobile.
Noer menyampaikan, dari realisasi program tersebut, PLN UIW MMU mencatat total penambahan daya atau delta daya mencapai 1.484.400 VA, yang menunjukkan meningkatnya kebutuhan serta kepercayaan masyarakat terhadap pemanfaatan energi listrik untuk menunjang aktivitas rumah tangga maupun produktivitas sehari-hari.
Ia mengatakan, program MeiLAJU merupakan bagian dari upaya PLN dalam menghadirkan kemudahan layanan sekaligus mendukung masyarakat memperoleh akses listrik yang lebih nyaman, aman, dan andal.
Salah satu pelanggan yang memanfaatkan promo tersebut adalah H. Wattimena, warga Desa Seri, Kota Ambon, yang melakukan tambah daya dari 450 VA menjadi 900 VA untuk mendukung kebutuhan listrik di rumahnya.
Program MeiLAJU berlaku bagi pelanggan tegangan rendah 1 fasa seluruh golongan tarif dengan tambahan daya hingga 7.700 VA dan transaksi dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]