KonsumenKelistrikanWAHANANEWS.CO,Jakarta Upaya menjaga kebersihan sungai tak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga langsung dirasakan oleh masyarakat. Sungai yang lebih bersih berarti kualitas air yang lebih baik, lingkungan yang lebih sehat, serta berkurangnya risiko banjir dan pencemaran.
Hal inilah yang mendorong PLN Energi Primer Indonesia (EPI) bersama PLN UP3 Bogor dan Komunitas Ciliwung Saung Alkesa menggelar kegiatan River Clean Up Earth Day 2026 di Sungai Ciliwung. Kegiatan ini menjadi aksi nyata dalam memperingati Hari Bumi sekaligus menjawab tantangan kondisi lingkungan yang semakin kompleks.
Baca Juga:
Dari Mandalika untuk Dunia, ALPERKLINAS: PLN Perkuat Posisi Indonesia di Kancah Global
Aksi bersih sungai ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pegawai PLN, BPBD Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, komunitas lingkungan, hingga masyarakat sekitar. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pembersihan sampah, tetapi juga membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga ekosistem sungai.
Selain kegiatan bersih-bersih, PLN juga menyalurkan santunan kepada anak yatim serta melepas 5.000 bibit ikan tengadak dan tawes ke Sungai Ciliwung. Upaya ini diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sungai.
VP K3KL PLN EPI, Muh Aminuddin, menyampaikan bahwa pihaknya menyadari semakin kompleksnya tantangan lingkungan saat ini, mulai dari pencemaran, perubahan iklim, hingga menurunnya kualitas ekosistem.
“PLN EPI merasa turut bertanggung jawab terhadap tantangan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari pencemaran, perubahan iklim, hingga penurunan kualitas ekosistem kita tidak hanya dituntut untuk peduli, tetapi juga harus bertindak nyata,” ujar Muh Aminuddin.
Baca Juga:
PLN Luncurkan GIGA ONE untuk PLTS 1,2 GW, ALPERKLINAS: Lompatan Strategis Energi Bersih
Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menegaskan bahwa keterlibatan PLN dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam pengendalian pencemaran lingkungan. Sungai kami pilih karena bukan hanya sebagai sumber air, tetapi juga menjadi habitat berbagai ekosistem yang harus dijaga bersama,” lanjut Gumelar.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Dengan keterlibatan langsung dalam aksi bersih sungai, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan kerja bersama.
Melalui langkah ini, PLN tidak hanya berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju gaya hidup yang lebih peduli dan berkelanjutan. Sungai yang terjaga pada akhirnya akan kembali memberi manfaat bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
[Effriani simamora]