KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO - Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) menyambut positif langkah PT PLN (Persero) yang menghadirkan program spesial “Energi Kemerdekaan” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Program diskon tambah daya listrik sebesar 50 persen yang berlangsung pada 10 hingga 23 Agustus 2025 itu dinilai sebagai kebijakan pro-konsumen yang konkret dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Baca Juga:
PLN Sumedang: Promo Diskon Tambah Daya 50 Persen di Bulan Ramadan, Wujudkan Kenyamanan Ibadah dan Aktivitas Pelanggan
Ketua Umum ALPERKLINAS, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk keberpihakan nyata kepada pelanggan.
“Kami melihat program ‘Energi Kemerdekaan’ ini bukan sekadar promo, tetapi bagian dari strategi PLN dalam memperluas akses kenyamanan listrik bagi masyarakat dengan biaya yang lebih terjangkau,” ujar Tohom, beberapa waktu lalu
Menurutnya, momentum HUT ke-80 RI menjadi simbol kuat bahwa kemerdekaan energi harus dirasakan langsung oleh rakyat.
Baca Juga:
Diskon Listrik PLN Februari 2026, ALPERKLINAS Nilai Dampak Ekonomi Jangka Panjang bagi Konsumen
“Kemerdekaan hari ini bukan hanya simbolik, tetapi juga soal bagaimana negara melalui PLN memastikan masyarakat bisa meningkatkan kapasitas listriknya tanpa terbebani biaya tinggi,” katanya.
Tohom menilai diskon 50 persen untuk tambah daya dari 450 VA hingga maksimal 7.700 VA sangat membantu rumah tangga maupun pelaku usaha kecil.
Ia mencontohkan, pelanggan 450 VA yang ingin naik ke 7.700 VA cukup membayar sekitar Rp 3,5 juta dari tarif normal Rp 7 jutaan.
“Penghematan ini signifikan. Dengan daya yang lebih besar, masyarakat bisa meningkatkan produktivitas, baik untuk usaha rumahan, digitalisasi, maupun kebutuhan peralatan elektronik modern,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kemudahan proses melalui aplikasi PLN Mobile. Menurut Tohom, digitalisasi layanan yang dilakukan PLN menunjukkan transformasi korporasi yang semakin adaptif.
“Proses pengajuan yang sepenuhnya melalui PLN Mobile mempercepat layanan, meminimalkan tatap muka, dan meningkatkan transparansi. Ini selaras dengan prinsip perlindungan konsumen yang kami dorong, yakni kemudahan akses, kejelasan informasi, dan kepastian layanan,” tegasnya.
Lebih jauh, Tohom memandang kebijakan pembatasan maksimal empat e-voucher per akun sebagai langkah adil agar manfaat promo tersebar lebih merata.
“Distribusi manfaat yang proporsional ini penting agar tidak terjadi monopoli akses oleh pihak tertentu. Ini menunjukkan PLN mempertimbangkan asas keadilan sosial,” katanya.
ALPERKLINAS juga mengajak masyarakat memanfaatkan periode promo sebelum berakhir pada 23 Agustus 2025.
Tohom menekankan bahwa peningkatan daya listrik bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas hidup dan daya saing ekonomi keluarga.
Sebelumnya, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa program “Energi Kemerdekaan” merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan setia sekaligus dukungan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik dengan biaya yang lebih terjangkau.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses tambah daya dapat dilakukan dengan mudah melalui PLN Mobile, mulai dari pembelian token atau pembayaran tagihan hingga penukaran e-voucher diskon.